Otoholic – Ketika banyak motor listrik berlomba tampil futuristis, Avore mengambil langkah yang cukup berbeda. Pabrikan asal India ini resmi memperkenalkan lini Avore EX, sebuah motor listrik yang dirancang agar pengendara motor bensin tidak merasa asing saat beralih ke kendaraan listrik.
Alih-alih hanya mengandalkan mode berkendara Eco atau Sport, Avore EX menawarkan pendekatan yang lebih unik. Motor ini memiliki sistem yang memungkinkan pengendara mengatur karakter penyaluran tenaga sehingga sensasinya dibuat lebih mirip motor konvensional.
Tiga varian dengan karakter berbeda
Avore EX hadir dalam tiga pilihan, yaitu EX1, EX2, dan EX2S. Masing-masing memiliki kapasitas baterai dan performa yang berbeda.

Varian EX1 menggunakan baterai 3,24 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 160 km dan kecepatan maksimum 100 km/jam. EX2 membawa baterai 5 kWh dengan klaim jarak tempuh 255 km, sedangkan EX2S menjadi varian tertinggi dengan klaim jarak tempuh 260 km dan kecepatan maksimum 114 km/jam.

Angka tersebut cukup kompetitif untuk penggunaan harian, terutama bagi pengendara yang membutuhkan motor listrik dengan jarak tempuh lebih panjang.

Mencoba menghadirkan sensasi perpindahan gigi
Fitur yang paling menarik adalah sistem yang disebut Syft. Melalui sistem ini, pengendara dapat mengatur karakter akselerasi dan respons tenaga sehingga pengalaman berkendaranya terasa lebih hidup.
Konsep ini cukup menarik karena salah satu hal yang sering dirindukan pengguna motor bensin saat mencoba motor listrik adalah sensasi kontrol putaran mesin dan akselerasi bertahap. Avore mencoba menjembatani dua pengalaman tersebut.
Desain tetap seperti motor harian
Dari tampilannya, Avore EX tidak terlihat seperti motor listrik yang terlalu eksperimental. Desainnya menggunakan gaya street-naked dengan bodi yang cukup berotot, tangki besar, dan posisi berkendara yang mirip motor harian.
Pendekatan ini membuat Avore EX terlihat lebih mudah diterima oleh pengguna motor konvensional, terutama mereka yang belum sepenuhnya yakin beralih ke kendaraan listrik.
Pengisian daya langsung dari rumah
Avore juga membekali EX dengan on-board charger, sehingga pengisian daya dapat dilakukan langsung melalui stop kontak rumah standar. Untuk varian EX2 dan EX2S, pengisian dari 20 hingga 80 persen diklaim membutuhkan sekitar dua jam, sedangkan pengisian penuh sekitar empat jam.
Artinya, pengguna tidak harus memasang perangkat pengisian khusus di rumah untuk penggunaan sehari-hari.
Fokus pada teknologi digital
Selain performa, Avore EX juga dibekali sistem kendaraan terhubung yang memungkinkan pemantauan data berkendara, statistik perjalanan, dan beberapa fungsi digital lainnya melalui platform software yang dikembangkan Avore.

Langkah ini menunjukkan bahwa Avore tidak hanya menjual motor listrik, tetapi juga mencoba membangun ekosistem kendaraan berbasis software.
Otoholic Insight
Yang membuat Avore EX menarik bukan semata-mata angka jarak tempuhnya, melainkan keberaniannya mempertahankan karakter motor bensin di era elektrifikasi. Di tengah tren motor listrik yang semakin senyap dan instan, Avore justru menawarkan pengalaman berkendara yang lebih familiar bagi pengendara konvensional.
Jika konsep ini benar-benar bekerja sesuai klaim pabrikan, Avore EX bisa menjadi salah satu motor listrik yang paling mudah diterima oleh pengguna motor harian yang masih ragu meninggalkan motor bensin.











